Bengkulu, 20 Mei 2026 – Pengurus Perhimpunan Pendidik IPA Indonesia (PPII) Wilayah Bengkulu periode 2026–2030 resmi dilantik pada Rabu (20/5/2026) bertempat di Aula Gedung Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Kegiatan pelantikan berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai dengan dihadiri oleh pengurus pusat, akademisi, guru, serta praktisi pendidikan IPA di Bengkulu.
Pelantikan pengurus dilakukan langsung oleh Ketua PPII, Prof. Dr. Parmin, M.Pd., didampingi Sekretaris Jenderal PPII, R. Ahmad Zaky El Islami, Ph.D.. Momentum ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran PPII Wilayah Bengkulu sebagai organisasi keilmuan yang menaungi dosen, guru, peneliti, dan praktisi di bidang pendidikan IPA.
Ketua PPII Tekankan Penguatan Profesionalisme Pendidikan IPA
Dalam sambutannya, Ketua PPII menyampaikan bahwa organisasi PPII memiliki peran penting dalam mendorong pengembangan keilmuan, peningkatan profesionalisme pendidik, serta penguatan kolaborasi antar pelaku pendidikan IPA di Indonesia.
Ia berharap kepengurusan PPII Wilayah Bengkulu periode 2026–2030 mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan IPA, baik di lingkungan sekolah maupun perguruan tinggi.
Selain itu, Sekretaris Jenderal PPII turut menyampaikan pemaparan mengenai tata kelola organisasi PPII sebagai bagian dari penguatan kelembagaan dan efektivitas program kerja organisasi.
Sinergi Dosen dan Guru Jadi Fokus Pengembangan Organisasi
Dewan Pembina PPII Bengkulu, Prof. Dr. Aceng Ruyani, M.S., dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara dosen, guru, dan praktisi pendidikan IPA di Bengkulu.
Menurutnya, keberadaan PPII di Bengkulu diharapkan menjadi wadah ilmiah yang produktif dalam melahirkan gagasan, program, dan inovasi pembelajaran IPA yang relevan dengan kebutuhan zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Ketua PPII Bengkulu Siap Perkuat Kolaborasi dan Jejaring Akademik
Ketua PPII Wilayah Bengkulu periode 2026–2030, Dr. Ahmad Walid, M.Pd., menyampaikan komitmennya untuk menggerakkan organisasi secara aktif, kolaboratif, dan berdampak bagi pengembangan pendidikan IPA di Bengkulu.
Ia menegaskan bahwa PPII Wilayah Bengkulu akan diarahkan menjadi ruang bersama bagi para pendidik IPA untuk berbagi pengetahuan, memperkuat jejaring akademik, serta meningkatkan kualitas pembelajaran dan penelitian di bidang pendidikan IPA.
“PPII Wilayah Bengkulu diharapkan menjadi rumah keilmuan bagi dosen, guru, dan praktisi Pendidikan IPA. Melalui organisasi ini, kita ingin membangun kolaborasi yang berdampak bagi peningkatan mutu pendidikan IPA di Bengkulu,” ujar Dr. Ahmad Walid, M.Pd.
PPII Bengkulu Siapkan Program Strategis Pendidikan IPA
Kegiatan pelantikan ini juga menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat kontribusi PPII dalam pengembangan pendidikan sains di daerah.
Dengan kepengurusan baru, PPII Wilayah Bengkulu diharapkan mampu menghadirkan berbagai program strategis, seperti seminar ilmiah, pelatihan guru, pengembangan riset kolaboratif, publikasi ilmiah, serta pendampingan peningkatan kompetensi pendidik IPA.
PPII sendiri merupakan organisasi keilmuan yang menaungi dosen, guru, peneliti, dan praktisi di bidang pendidikan IPA. Keberadaan organisasi ini diharapkan mampu memperkuat budaya akademik, inovasi pembelajaran, dan kontribusi nyata pendidikan IPA dalam menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.




