PPII BENGKULU GELAR WEBINAR NASIONAL, DORONG LAHIRNYA PENDIDIK IPA KREATIF, INOVATIF, DAN BERDAMPAK

BENGKULU – Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII) Bengkulu berkolaborasi dengan Program Studi Tadris IPA Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu menggelar Webinar PPII Bengkulu Series #1, Senin (2/11/2026). Kegiatan yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom ini mengusung tema “Future Science Education: Menjadi Pendidik IPA Kreatif, Inovatif, dan Berdampak.”

Webinar ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas dan profesionalisme pendidik IPA dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan yang semakin dinamis. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, transformasi digital, dan tantangan pembelajaran abad ke-21, pendidik IPA dituntut tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman belajar yang kreatif, kontekstual, dan bermakna bagi peserta didik.

Kegiatan ini menghadirkan dua akademisi dan pakar pendidikan IPA, yakni Prof. Dr. Asri Widowati, S.Pd.Si., M.Pd. dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Dr. Sri Wahyuni, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Jember (UNEJ). Kehadiran kedua narasumber tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif peserta mengenai arah pengembangan pendidikan sains masa depan, khususnya dalam membangun pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada dampak nyata.

Webinar ini juga melibatkan Vifty Oktanarlia, M.Pd. sebagai moderator dan Wiji Aziiz Hari Mukti, M.Pd.Si., dari Bidang Penelitian PPII Bengkulu, sebagai host. Sementara itu, sambutan sekaligus pembukaan dalam rangkaian kegiatan dijadwalkan disampaikan oleh Dr. Ahmad Walid, M.Pd., selaku Ketua PPII Bengkulu.

Menyiapkan Pendidik IPA Masa Depan

Perkembangan pendidikan sains saat ini menuntut perubahan cara pandang terhadap proses pembelajaran. Pendidikan IPA tidak lagi cukup berorientasi pada penguasaan teori, rumus, atau kemampuan menghafal konsep. Lebih dari itu, pembelajaran IPA perlu mendorong kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta keterampilan memecahkan persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Dalam konteks tersebut, kreativitas pendidik menjadi salah satu faktor penting untuk menghadirkan pembelajaran yang menarik sekaligus menantang. Penerapan eksperimen sederhana, pembelajaran berbasis proyek, pemanfaatan teknologi digital, hingga pengintegrasian persoalan lingkungan merupakan beberapa pendekatan yang dapat dikembangkan untuk membangun pengalaman belajar sains yang lebih bermakna.

Melalui tema Future Science Education, webinar ini diharapkan mampu membuka ruang refleksi mengenai bagaimana pendidik IPA dapat bertransformasi menjadi fasilitator pembelajaran yang tidak hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu, sikap ilmiah, dan kepedulian peserta didik terhadap persoalan di sekitarnya.

Memperkuat Kolaborasi dan Inovasi

Kolaborasi antara PPII Bengkulu dan Program Studi Tadris IPA UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menjadi langkah penting dalam mempertemukan komunitas profesi pendidik dengan lingkungan akademik perguruan tinggi.

Sinergi ini diharapkan mampu menjembatani perkembangan teori pendidikan sains dengan praktik pembelajaran di sekolah maupun perguruan tinggi. Melalui forum ilmiah semacam ini, gagasan hasil penelitian dan pengalaman pembelajaran dapat saling dipertukarkan untuk mendorong lahirnya inovasi pendidikan IPA yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Webinar yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut ditujukan bagi mahasiswa, guru, dan dosen IPA se-Bengkulu. Selain menjadi sarana pengembangan wawasan dan jejaring profesional, kegiatan ini juga menyediakan e-sertifikat bagi peserta.

Penyelenggaraan Webinar PPII Bengkulu Series #1 diharapkan menjadi langkah awal bagi hadirnya forum-forum diskusi ilmiah yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran PPII Bengkulu sebagai wadah kolaborasi, pengembangan kompetensi, dan peningkatan mutu pendidikan IPA.

Pada akhirnya, masa depan pendidikan sains tidak semata ditentukan oleh kemajuan teknologi atau kelengkapan fasilitas pembelajaran, melainkan juga oleh kualitas pendidik yang mampu mengubah pengetahuan menjadi pengalaman belajar yang menginspirasi.

Sebab, pendidik IPA yang hebat bukan hanya mereka yang mampu menjelaskan bagaimana alam bekerja, tetapi juga mereka yang mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, keberanian berpikir, dan semangat generasi muda untuk menghadirkan perubahan.

Melalui semangat “Kolaborasi Ilmu, Inspirasi untuk Pendidikan IPA yang Lebih Bermakna,” PPII Bengkulu mengajak seluruh insan pendidikan untuk terus bergerak bersama membangun pendidikan sains yang kreatif, inovatif, dan berdampak bagi masa depan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *